Langsung ke konten utama

Bu Guru Sang Penyair

 

bingkailiputan.blogspot.com - Memasuki era 4.0 seperti hanya bermodal ujung telunjuk manusia dengan mudah mengetahui perkembangan dunia dan sebaliknya. Perkembangan internet yang sangat pesat membuat hal sulit menjadi lebih dimudahkan dan menjadikan yang jauh terasa lebih dekat, baik dari saling bertukar informasi hingga bersaing dalam sebuah kompetisi. Seperti yang dilakukan Rina Nduruwati guru bahasa Indonesia di SMA Muhammadiyah 9 Surabaya.

Sebuah kado mengawali tahun baru 2019 bu rina sapaan akrabnya berhasil menyandang predikat "Penyair Terpilih" setelah bertarung di dunia maya dalam "Sayembara Puisi" yang digelar pada tanggal 3-7 Desember 2018 oleh Penerbit Mandala Pratama - Bekasi.

"Saya tidak menyangka karena butuh perjuangan untuk menjadi penyair terpilih, apa lagi saingannya banyak penyair hebat. Saya sudah mengirim beberapa kali, akhirnya terpilih juga", ungkapan bahagia penyair perempuan yang juga menjabat kaur. Humas di SMA Muhammadiyah 9 Surabaya.

"Intinya jika ingin berhasil jangan pernah melupakan proses, mungkin awalnya kita akan gagal namun jika selalu dan terus berusaha tanpa putus asa pasti akan berhasil nantinya, karena usaha yang baik tidak akan membohongi hasil", tegas Rina Kirana nama pena di dunia sastra.
Berikut ini adalah empat bait puisi bu guru sang penyair bertema "Rehat" yang berhasil memikat tim juri dari Penerbit Mandala Pratama,

SEJENAK SAJA
Karya: Rina Kirana

Sejenak kuusap peluh pada dahi
Yang sesekali menetes tanpa ragu
Sejenak kusapu debu dalam gelisah
Yang sesekali menyesak tak terkira

Sejenak anganku melayang
Ingin kugapai kumpulan awan
Lalu kupeluk dan kurebahkan lara ini
Hingga resah tak lagi kurasa

Sejenak ingin kuberkawan dengan damai
Yang melekat pada hembusan angin
Yang sedari tadi modar mandir
Yang semakin kuraih, semakin ia menyingkir

Sejenak, rapuh aku dalam diam
Yang tak bisa lagi kupendam dalam dalam
Biarkanlah kini aku menyingkir, sejenak saja.

[ Surabaya, 06 Desember 2018 ]


Mationo, MA kepala SMA Muhammadiyah 9 Surabaya secara bangga mengumumkan pada segenap civitas akademikanya dengan harapan, "semoga bermanfaat dan dapat menginspirasi yang lain". (win)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cebbing Kota Keris Raih Dua Penghargaan di Ajang Puteri Muslimah Indonesia 2019

Bingkai Liputan - Puteri Muslimah Indonesia adalah kontes pencarian bakat untuk wanita Muslimah di seluruh Indonesia. Senin (29/4/2019) malam puncak yang digelar oleh Indosiar menjadi malam yang dinanti masyarakat di seluruh pelosok negeri, salah satu dari 20 finalis Puteri Muslimah Indonesia 2019 berasal dari kota Keris Sumenep, Madura, Jawa Timur. Erra Fazhira puteri sulung dari pasangan Letda Cba Heri Rachmad Efendi dengan ibu Qonita inilah satu finalis asal Sumenep yang berhasil meraih dua penghargaan dalam ajang Puteri Muslimah Indonesia 2019 yang disiarkan langsung dari studio 6 Emtek City, Daan Mogot, Jakarta Barat. Berbekal kemampuan bakat, ilmu agama dan pengetahuan, serta kegigihannya membawa cebbing Sumenep 2016 ini menjadi salah satu finalis yang lolos menuju babak 5 besar, pada babak inilah ia berhasil dinobatkan sebagai finalis terfavorit Puteri Muslimah Indonesia 2019. Perjuangan tak berhenti di situ saja, melalui persaingan yang ketat muslimah cantik ini b...

PELAJAR BERDAGANG SMA Muhammadiyah 9 Surabaya

bingkailiputan.blogspot.com -  “Terwujudnya  SMA Muhammadiyah 9 Surabaya  sebagai lembaga Islam yang berbasis Entrepreneur dengan aplikasi Multimedia, Bilingual, dan Character Building” merupakan visi dari sekolah ini, "membekali siswa dengan ilmu wirausaha adalah salah satu dari upaya mencetak calon-calon pengusaha di Indonesia", kata Ahmad Erwin Siswanto selaku kepala urusan kesiswaan. Minggu, (21/10/2018) tujuh kelompok siswa Entrepreneur Club SMA Muhammadiyah 9 Surabaya pukul 06:00 WIB tepat dijadwalkan untuk berangkat menuju Taman Bungkul Jl. Darmo, Wonokromo, Surabaya. Di tempat itu siswa diwajibkan membawa produk untuk dijual dan belajar menghadapi konsumen di setiap keadaan. Tidak ada hari Minggu yang terganggu, justru mereka berpikir yang biasanya hanya bermalas-malasan kini berubah menjadi Minggu Produktif, dengan berlatih berdagang dalam lingkungan sosial yang sangat luas hingga mereka paham bagaimana cara menghadapi dengan baik para komsume...

AKIK untuk Para Pelaku Seni dan Budaya

bingkailiputan.blogspot.com - Banyak Talk Show yang menghiasi acara 6th KOPERASI & UMKM EXPO 2018, salah satunya Talk Show KERIS (16/8/2018) membahas permasalahan, kiat-kiat pemasaran sekaligus dukungan kebijakan pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memajukan salah satu warisan budaya ini. Membahas permasalahan yang ada membutuhkan pakar ahli dalam bidangnya, talk show kali ini mengundang tiga narasumber yakni Fatkhorrahman atau yg dikenal dengan panggilan Pa'Onk, ketua Ikatan Pengerajin Keris (IPKI) MEGAREMENG, Sumenep mewakili pelaku seni kriya keris, dari akademisi menghadirkan Prof. Bambang Tjahjadi, Guru Besar di Universitas Airlangga Surabaya, sedangkan dari Dinas Koperasi  & UKM diwakili oleh Drs. Achmad Basuki, M.Si yang menjabat sebagai Kabid. Pemasaran di Dinas Koperasi Jatim. Pa'onk Keris menyampaikan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh pengerajin, baik dari kurangnya kemampuan pemasaran, permodalan, dan distribusi, "kesulitan pemasaran juga ...