Langsung ke konten utama

AMANAH UNTUK MENEPATI JANJI DALAM TRI SATYA

Kepala MTsN 1 Probolinggo Membacakan TRI SATYA. (Foto: Humas MTsN 1 Probolinggo)
BINGKAI LIPUTAN - Ahad (09/02/2020) seluruh siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler Pramuka berbaris rapi di halaman utama madrasah melaksanakan upacara pelantikan kenaikan tingkat Pramuka penggalang ramu gugus depan MTs Negeri 1 Probolinggo 19.075 - 19.076. Dipimpin oleh Dian Febrianti siswi kelas VIII-D dengan pembina upacara Muhammad As'adi selaku kepala madrasah.
Kepala MTsN 1 Probolinggo simbolis memasang atribut pada siswa yang dilantik. (Foto: Humas MTsN 1 Probolinggo)
Upacara pelantikan berlangsung hikmat, kepala MTs Negeri 1 Probolinggo melantik 27 siswa kelas VIII tercatat 10 putra dan 17 putri yang telah mengikuti karantina dengan rangkaian kegiatan bertema "Melalui Pramuka Kita Tanamkan Rasa Bangga Menjadi Bangsa Indonesia" pada tanggal 5 hingga 7 Februari 2020 yang dilaksanakan berkemah di pantai bohay kabupaten Probolinggo.
Barisan seluruh siswa yang dilantik. (Foto: Humas MTsN 1 Probolinggo)
Serangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan merupakan bekal awal bagi para siswa yang telah dilantik. Ucapan selamat dan beberapa pesan disampaikan dalam amanat upacara, "Amanah bagi kalian semua adalah harus menjadi tauladan dan pimpinan untuk adik-adiknya juga seluruh siswa, karena pelantikan ini sudah mengukuhkan bahwa kalian mampu menjadi penutan yang baik", kata kepala madrasah.
Kepala MTsN 1 Probolinggo menyiramkan air bunga tujuh rupa pada seluruh siswa yang dilantik. (Foto: Erwin)
"Saya berharap kalian betul-betul menepati janji yang tertulis dalam Tri Satya, agar mampu memberi makna bagi masyarakat, keluarga, dan kehidupan di sekolah sebagai figur yang dapat dicontoh dalam membangun MTs N 1 Probolinggo", tambahnya.
Penghormatan kepada bendera merah putih. (Foto: Erwin)
"Jangan mengharap jadi pemimpin negara kalau hari ini tidak mampu memimpin diri sendiri, semoga semua yang berada di MTs N 1 Probolinggo menjadi berguna bagi agama, nusa, dan bangsa", inilah motivasi, do'a, dan harapan besar kepala madrasah yang menjadi penutup isi amanat upacara pelantikan. (Erwin)















Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELAJAR BERDAGANG SMA Muhammadiyah 9 Surabaya

bingkailiputan.blogspot.com -  “Terwujudnya  SMA Muhammadiyah 9 Surabaya  sebagai lembaga Islam yang berbasis Entrepreneur dengan aplikasi Multimedia, Bilingual, dan Character Building” merupakan visi dari sekolah ini, "membekali siswa dengan ilmu wirausaha adalah salah satu dari upaya mencetak calon-calon pengusaha di Indonesia", kata Ahmad Erwin Siswanto selaku kepala urusan kesiswaan. Minggu, (21/10/2018) tujuh kelompok siswa Entrepreneur Club SMA Muhammadiyah 9 Surabaya pukul 06:00 WIB tepat dijadwalkan untuk berangkat menuju Taman Bungkul Jl. Darmo, Wonokromo, Surabaya. Di tempat itu siswa diwajibkan membawa produk untuk dijual dan belajar menghadapi konsumen di setiap keadaan. Tidak ada hari Minggu yang terganggu, justru mereka berpikir yang biasanya hanya bermalas-malasan kini berubah menjadi Minggu Produktif, dengan berlatih berdagang dalam lingkungan sosial yang sangat luas hingga mereka paham bagaimana cara menghadapi dengan baik para komsume...

Ritual Sakral di Desa Keris

bingkailiputan.blogspot.com - Ritual penjamasan keris leluhur  Aeng Tongtong , dan  pusaka Keraton Sumenep  berlangsung sakral. Penyucian benda pusaka tersebut, digelar di kompleks pemakaman Bujuk Agung, Desa Aeng Tongtong, Kecamatan Saronggi,  Kabupaten Sumenep , Madura, Jawa Timur. Prosesi pembersihan keris dan pusaka yang dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, KH A Busyro Karim-Ahmad Fauzi itu, dilakukan secara tertutup. Setelah penjamasan selesai, pusaka tersebut diarak menuju pemakaman Bujuk Duwek diiringi kesenian tradisional. "Ada 9 keris leluhur Aeng Tong-tong, dan 2 pusaka Keraton Sumenep yang dijamas," terang Ketua Panitia Penjamasan, Wawan Novianto, Minggu (16/9/2018). Menurutnya, bukan sembarangan air yang digunakan untuk mencuci benda-benda keramat tersebut. Namun, dibutuhkan air yang bersumber dari sumur khusus dalam proses penjamasan. Salah satunya, sumber mata air yang berlokasi di Keraton Sumenep. "Air yang digunakan berasal dari t...

Desa Keris Aeng Tong-tong Pemenang Kategori Daya Tarik Wisata Budaya

bingkailiputan.blogspot.com - Sejak lima tahun terakhir Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur semakin menunjukkan kekayaan objek wisata dan warisan budaya para leluhurnya. Dunia pariwisata diramaikan dengan munculnya objek-objek wisata baru yang ada di kabupaten itu, dari munculnya pantai-pantai dan bukit-bukit wisata baru, hingga dikukuhkannya Sumenep sebagai Kota Keris serta Aeng Tong-tong Kecamatan Saronggi sebagai Desa Keris. Geliat pariwisata di Kabupaten Sumenep, mampu menarik perhatian tidak hanya wisatawan lokal namun juga mancanegara, bahkan mampu mencuri perhatian dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur. Hal ini dibuktikan dengan sebuah penghargaan pada Desa Wisata Keris Aeng Tong Tong Kabupaten Sumenep yang menjadi salah satu dari tiga pemenang kategori daya tarik wisata budaya pada Malam Anugerah Wisata Jawa Timur 2018 yang telah digelar, Selasa (23/10) malam, di Mercure Hotel Surabaya. Piagam penghargaan diterima oleh Wakil Bupati Sumenep Ach...