Langsung ke konten utama

Pataka Surabaya Siap Mengukir Sejarah



bingkailiputan.blogspot.com - Dalam rangka HUT Koperasi ke-71 sekaligus memperingati hari kemerdekaan Indonesia ke-73, Dinas Koperasi Provinsi Jawa Timur menggandeng Pataka Surabaya untuk menggelar KRIYA KERIS NUSANTARA pada 6th Koperasi dan UMKM Expo 2018 bertempat di Convention Hall Grand City Mall Surabaya yang akan berlangsung besok pada hari Rabu hingga Minggu tanggal 15-19 Agustus 2018.


Pada acara ini Pataka Surabaya kembali akan mengukir sebuah sejarah dalam dunia perkerisan di Nusantara, pameran besar akan digelar dengan menampilkan 1745 bilah keris, adapun filosofi munculnya angka tersebut MM. Hidayat ketua Pataka Surabaya menuturkan, "Jumlah 1745 gabungan dari angka 17/8/1945 yang merupakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, sedangkan makna filosofis dari jumlah 1745 adalah keris-keris yang dipamerkan terdiri dari 17 tangguh atau era pembuatan, diwakili oleh kontributor dari 45 kota atau kabupaten yang tersebar di 8 Wilayah se-Nusantara".

Selain itu, Pataka Surabaya berkolaborasi dengan Ikatan Pengrajin Keris Indonesia (IPKI) Mega Remeng dari Kota Keris Sumenep - Madura yang akan membangun Besalen (tempat penempaan tosan aji), "kolaborasi ini ditambah dengan Workshop Ukir Warangka dan Deder sehingga masyarakat luas bisa mengenal dan mengetahui proses pembuatan Tosan Aji Jaman NOW", kata David Hardi Goenawan wakil ketua Pataka Surabaya.

"Tak berlebihan kami mengajak Mega Remeng, karena berdasarkan data per November 2017, sudah melebihi angka 700 pengrajin keris di Kabupaten Sumenep yang tersebar di 18 desa di 3 kecamatan. Menjadikan Sumenep sebagai Sentra Kerajinan Keris terbesar se-Nusantara bahkan se-Dunia" tegas pengurus Paguyuban itu yang juga gemar mengoleksi pusaka.

Para Penikmat dan Kolektor Tosan Aji dan pengunjung lain juga akan dimanjakan dengan produk-produk unggulan dari 38 Dinas Koperasi Kabupaten/Kota se-Jatim dan 8 Dinas Provinsi lainnya. Juga produk menarik lainnya dari 250 pelaku UMKM seluruh nusantara. Dekranasda pun ikut mendukung acara ini. Ditambah dengan adanya beragam Fashion Culture (batik-tenun-songket-sutera-kulit-bordir), aneka hidangan dari Kuliner & Foodtruck Festival, aneka Kriya Nusantara (handycraft-souvenir-aksesoris), serta cafe-cafe kopi dan coklat dari Gabungan Eksportir Kopi Indonesia. (win)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELAJAR BERDAGANG SMA Muhammadiyah 9 Surabaya

bingkailiputan.blogspot.com -  “Terwujudnya  SMA Muhammadiyah 9 Surabaya  sebagai lembaga Islam yang berbasis Entrepreneur dengan aplikasi Multimedia, Bilingual, dan Character Building” merupakan visi dari sekolah ini, "membekali siswa dengan ilmu wirausaha adalah salah satu dari upaya mencetak calon-calon pengusaha di Indonesia", kata Ahmad Erwin Siswanto selaku kepala urusan kesiswaan. Minggu, (21/10/2018) tujuh kelompok siswa Entrepreneur Club SMA Muhammadiyah 9 Surabaya pukul 06:00 WIB tepat dijadwalkan untuk berangkat menuju Taman Bungkul Jl. Darmo, Wonokromo, Surabaya. Di tempat itu siswa diwajibkan membawa produk untuk dijual dan belajar menghadapi konsumen di setiap keadaan. Tidak ada hari Minggu yang terganggu, justru mereka berpikir yang biasanya hanya bermalas-malasan kini berubah menjadi Minggu Produktif, dengan berlatih berdagang dalam lingkungan sosial yang sangat luas hingga mereka paham bagaimana cara menghadapi dengan baik para komsume...

29 Atlet MTsN 1 Probolinggo Siap Berkompetisi

bingkailiputan.blogspot.com - Ahad (20/10/2019) Apel pagi MTsN 1 Probolinggo dilaksanakan dalam rangka Pelepasan Atlet MTsN 1 Probolinggo yang akan berkompetisi dalam ajang PORSENI MTsN 2019 JAWA TIMUR yang akan digelar pada tanggal 22-24 Oktober 2019 di kota Ponorogo dan Madiun. Menjadi prestasi baru bagi MTsN 1 Probolinggo karena berhasil meloloskan 29 atlet terbaik yang siap berkompetisi mewakili kabupaten Probolinggo dalam ajang PORSENI tingkat Provinsi. Kepala Madrasah Muhammad As'adi menuturkan, "Dalam seleksi PORSENI tahun ini merupakan keberhasilan yang membanggakan karena jumlah atlet yang berhasil lolos terhitung lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya". "Jumlah terhitung 29 atlet ini terdiri dari cabang olahraga bola voli, bulu tangkis, tenis meja, pencak silat, lompat jauh, tolak peluru dan catur", tambah kepala madrasah selaku pembina apel pagi. Dalam amanatnya juga menyampaikan lima pesan untuk para atletnya, "pertama menja...

Desa Keris Aeng Tong-tong Pemenang Kategori Daya Tarik Wisata Budaya

bingkailiputan.blogspot.com - Sejak lima tahun terakhir Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur semakin menunjukkan kekayaan objek wisata dan warisan budaya para leluhurnya. Dunia pariwisata diramaikan dengan munculnya objek-objek wisata baru yang ada di kabupaten itu, dari munculnya pantai-pantai dan bukit-bukit wisata baru, hingga dikukuhkannya Sumenep sebagai Kota Keris serta Aeng Tong-tong Kecamatan Saronggi sebagai Desa Keris. Geliat pariwisata di Kabupaten Sumenep, mampu menarik perhatian tidak hanya wisatawan lokal namun juga mancanegara, bahkan mampu mencuri perhatian dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur. Hal ini dibuktikan dengan sebuah penghargaan pada Desa Wisata Keris Aeng Tong Tong Kabupaten Sumenep yang menjadi salah satu dari tiga pemenang kategori daya tarik wisata budaya pada Malam Anugerah Wisata Jawa Timur 2018 yang telah digelar, Selasa (23/10) malam, di Mercure Hotel Surabaya. Piagam penghargaan diterima oleh Wakil Bupati Sumenep Ach...