Langsung ke konten utama

SMA Muhammadiyah 9 Surabaya Kenalkan Muhammadiyah dalam Karya


bingkailiputan.blogspot.com - Muhammadiyah merupakan sebuah organisasi Islam yang besar sejak sebelum kemerdekaan di Indonesia. Nama organisasi ini diambil dari nama Nabi Muhammad SAW, sehingga Muhammadiyah dikenal sebagai orang-orang yang menjadi pengikut Nabi Muhammad SAW. Gerakan Muhammadiyah berciri semangat membangun tata sosial dan pendidikan masyarakat yang lebih maju dan terdidik. Menampilkan ajaran Islam bukan sekedar agama yang bersifat pribadi dan statis, tetapi dinamis dan berkedudukan sebagai sistem kehidupan manusia dalam segala aspeknya.

Memperkenalkan, menumbuhkan, hingga memupuk keimanan agar mampu menjalankan ajaran islam yang sebenar-benar dibutuh waktu sejak usia dini baik dalam keluarga, masyarakat, dan sekolah. Muhammadiyah mempunyai peran penting dalam mewujudkan cita-cita luhur bangsa dan agama. Upaya mencerdaskan kehidupan bangsa sudah dilakukan sejak berdirinya Muhammadiyah itu sendiri, menanamkan iman dan islam juga sudah diajarkan sejak dini.

SMA Muhammadiyah 9 Surabaya (MUSE) merupakan salah satu lembaga pendidikan yang memiliki cara tersendiri untuk memperkenalkan Muhammadiyah di tengah keberagaman siswanya yang berasal dari semua kalangan, "berbagai teknik pembelajaran dilakukan untuk menanamkan rasa cinta dan memperkokoh ideologi islam kemuhammadiyahan", kata Mationo, MA kepala SMA Muhammadiyah 9 Surabaya.

Dipersatukan menjadi keluarga besar MUSE, mata pelajaran Seni Budaya mengajarkan siswa untuk lebih dalam mengenal Muhammadiyah. Dimulai dari memberikan tugas menghafal lagu Mars Muhammadiyah (Sang Surya), melukis batik kreasi Motif Muhammadiyah, hingga membuat karya Seni Kriya Logam bergambar logo Muhammadiyah. "Upaya ini dilakukan untuk menumbuhkan semangat siswa dalam berMuhammadiyah yang nantinya akan mampu menjunjung tinggi ajaran islam dan siap menjadi kader Muhammadiyah dan bangsa", tutur Ahmad Erwin Siswanto guru seni budaya.
 (Karya Seni Logam Aluminium)

Tidak hanya proses pembelajaran seni budaya saja, mata pelajaran yang lain juga berorientasi pada Muhammadiyah dan Kewirausahaan yang sudah menjadi ciri khas seperti tertuang dalam visinya yang berbunyi, "Mewujudkan SMA Muhammadiyah 9 Surabaya sebagai lembaga Islam yang berbasis Entrepreneur dengan aplikasi Multimedia, Bilingual, dan Character Building”. (Win)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELAJAR BERDAGANG SMA Muhammadiyah 9 Surabaya

bingkailiputan.blogspot.com -  “Terwujudnya  SMA Muhammadiyah 9 Surabaya  sebagai lembaga Islam yang berbasis Entrepreneur dengan aplikasi Multimedia, Bilingual, dan Character Building” merupakan visi dari sekolah ini, "membekali siswa dengan ilmu wirausaha adalah salah satu dari upaya mencetak calon-calon pengusaha di Indonesia", kata Ahmad Erwin Siswanto selaku kepala urusan kesiswaan. Minggu, (21/10/2018) tujuh kelompok siswa Entrepreneur Club SMA Muhammadiyah 9 Surabaya pukul 06:00 WIB tepat dijadwalkan untuk berangkat menuju Taman Bungkul Jl. Darmo, Wonokromo, Surabaya. Di tempat itu siswa diwajibkan membawa produk untuk dijual dan belajar menghadapi konsumen di setiap keadaan. Tidak ada hari Minggu yang terganggu, justru mereka berpikir yang biasanya hanya bermalas-malasan kini berubah menjadi Minggu Produktif, dengan berlatih berdagang dalam lingkungan sosial yang sangat luas hingga mereka paham bagaimana cara menghadapi dengan baik para komsume...

Ritual Sakral di Desa Keris

bingkailiputan.blogspot.com - Ritual penjamasan keris leluhur  Aeng Tongtong , dan  pusaka Keraton Sumenep  berlangsung sakral. Penyucian benda pusaka tersebut, digelar di kompleks pemakaman Bujuk Agung, Desa Aeng Tongtong, Kecamatan Saronggi,  Kabupaten Sumenep , Madura, Jawa Timur. Prosesi pembersihan keris dan pusaka yang dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, KH A Busyro Karim-Ahmad Fauzi itu, dilakukan secara tertutup. Setelah penjamasan selesai, pusaka tersebut diarak menuju pemakaman Bujuk Duwek diiringi kesenian tradisional. "Ada 9 keris leluhur Aeng Tong-tong, dan 2 pusaka Keraton Sumenep yang dijamas," terang Ketua Panitia Penjamasan, Wawan Novianto, Minggu (16/9/2018). Menurutnya, bukan sembarangan air yang digunakan untuk mencuci benda-benda keramat tersebut. Namun, dibutuhkan air yang bersumber dari sumur khusus dalam proses penjamasan. Salah satunya, sumber mata air yang berlokasi di Keraton Sumenep. "Air yang digunakan berasal dari t...

Desa Keris Aeng Tong-tong Pemenang Kategori Daya Tarik Wisata Budaya

bingkailiputan.blogspot.com - Sejak lima tahun terakhir Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur semakin menunjukkan kekayaan objek wisata dan warisan budaya para leluhurnya. Dunia pariwisata diramaikan dengan munculnya objek-objek wisata baru yang ada di kabupaten itu, dari munculnya pantai-pantai dan bukit-bukit wisata baru, hingga dikukuhkannya Sumenep sebagai Kota Keris serta Aeng Tong-tong Kecamatan Saronggi sebagai Desa Keris. Geliat pariwisata di Kabupaten Sumenep, mampu menarik perhatian tidak hanya wisatawan lokal namun juga mancanegara, bahkan mampu mencuri perhatian dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur. Hal ini dibuktikan dengan sebuah penghargaan pada Desa Wisata Keris Aeng Tong Tong Kabupaten Sumenep yang menjadi salah satu dari tiga pemenang kategori daya tarik wisata budaya pada Malam Anugerah Wisata Jawa Timur 2018 yang telah digelar, Selasa (23/10) malam, di Mercure Hotel Surabaya. Piagam penghargaan diterima oleh Wakil Bupati Sumenep Ach...